Selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Polres Karanganyar menggelar apel kesiapan patroli zonasi dan patroli gabungan di tiga titik berbeda pada Sabtu malam, (28/2). Kegiatan dilakukan serentak oleh Polsek Jumapolo, Polsek Colomadu, serta gabungan Polsek Jaten, Polsek Gondangrejo, dan Polsek Kebakkramat.
Langkah ini merupakan bentuk hadirnya polisi di tengah masyarakat, memastikan malam di bulan Ramadhan tetap aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.
Di halaman Terminal Jumapolo, apel dimulai pukul 22.00 WIB. Kabag Logistik Polres Karanganyar KOMPOL Andoko, S.H., M.H., memberikan arahan kepada personel yang hadir dari beberapa polsek. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya kewaspadaan mengingat cuaca hujan serta pentingnya menangkap setiap informasi yang datang dari masyarakat, sekecil apa pun itu.
Usai apel, personel diarahkan menyebar ke wilayah masing-masing. Baik petugas berseragam maupun anggota berpakaian preman diturunkan untuk memonitor situasi secara lebih dekat dan responsif.
Sementara itu, di halaman Hotel Alana, Polsek Colomadu melaksanakan apel yang dipimpin Kasat Samapta AKP Sutarno, S.H., M.H.. Ia menekankan pentingnya patroli di titik-titik tongkrongan remaja yang biasanya ramai menjelang sahur dan selepas tarawih.
“Silakan para komandan langsung memimpin patroli, jaga keselamatan, dan tetap humanis saat bersentuhan dengan masyarakat,” pesannya.
Sebanyak 12 personel disebar, termasuk beberapa anggota non-uniform (preman) untuk mendeteksi potensi gangguan secara senyap.
Di titik ketiga, halaman eks Polsek Jaten menjadi lokasi apel patroli gabungan yang dipimpin Kabagren KOMPOL Ridhwan, S.H., M.H.. Tiga polsek bergabung bersama personel Satlantas Polres Karanganyar untuk memperkuat pemantauan di jalur utama Solo–Sragen.
Dalam arahannya, KOMPOL Ridhwan menyampaikan beberapa penekanan dari Kapolres, termasuk antisipasi kejahatan 3C, perjudian, peredaran miras, penjualan ko petasan, hingga potensi sweeping oleh kelompok tertentu. Ia juga menyinggung perlunya pengawasan terhadap ketersediaan kebutuhan pokok dan BBM selama Ramadhan.
Setelah apel, seluruh personel langsung bergerak melakukan patroli terkoordinasi.
Sebagai bagian dari strategi menjaga keamanan Ramadhan tahun ini, jajaran Polres Karanganyar tidak hanya menurunkan petugas berseragam. Personel berpakaian preman ditempatkan di area-area rawan, pusat keramaian, jalur ekonomi, hingga kawasan yang sering menjadi tempat berkumpul masyarakat pada malam hari.
Penempatan kombinasi dinas–preman ini dilakukan untuk memberikan rasa aman tanpa membuat warga merasa diawasi secara berlebihan. Pendekatannya lebih humanis, adaptif, dan mengutamakan dialog.
Mewakili Kapolres Karanganyar, IPTU Mulyadi menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus pelayanan kepada masyarakat.
“Ramadhan adalah momen spiritual bagi kita semua. Polres Karanganyar berkomitmen memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang. Kami menurunkan personel berseragam dan juga preman agar pengamanan lebih maksimal tanpa menghilangkan rasa nyaman. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan, dan silakan lapor jika menemukan hal yang mencurigakan,” ujar IPTU Mulyadi.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antar-polsek menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Karanganyar.
Dari tiga titik apel hingga patroli gabungan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan. Langkah ini menjadi simbol kesiapsiagaan aparat dalam menyambut bulan suci, sekaligus wujud bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.










Discussion about this post